Blog

Jenis DVR CCTV Yang Perlu Anda Ketahui. Apa itu DVR?

Apasaja macam – macam jenis DVR yang tersedia saat ini?. CCTV merupakan kamera yang dikhususkan untuk mengawasi lingkungan atau wilayah tertentu, kamera CCTV juga tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki perangkat-perangkat pendukung lainnya. Salah satunya adalah DVR atau kepanjangan dari Digital Video Recorder yang merupakan perangkat krusial yang tersedia pada setiap kamera CCTV.

Apa itu DVR pada CCTV

Perangkat ini adalah sebuah alat yang menjadi jantung utama kamera CCTV, dimana tugasnya adalah merubah hasil perekaman kamera ke dalam format digital seperti AVI dan sebagainya. Biasanya perangkat ini dipasang bersamaan bersama harddisk, sebagai media penyimpanan.

DVR ini sendiri memiliki banyak jenis yang masing-masing memiliki fitur yang berbeda-beda, tergantung kebutuhan Anda. Mari simak penjelasannya!

Baca juga artikel kami lainnya :

Macam – macam Jenis DVR CCTV

1. Jenis DVR CCTV (Stand Alone)

jenis DVR stand alone

Sesuai namanya, perangkat ini mampu berdiri sendiri tanpa membutuhkan bantuan perangkat lain seperti komputer dalam proses kerjanya. Perangkat ini dirancang dapat mengolah data rekaman selama 24 jam dalam waktu 7 hari berturut-turut tanpa khawatir panas. Selain itu bentuknya juga ringkas, pengaplikasian lebih mudah dan harga juga relatif lebih terjangkau.

Namun yang menjadi kendala, karena memang bentuknya ringkas dan mudah diaplikasikan serta tidak memerlukan perangkat lain, menjadikan jenis DVR ini apabila rusak harus mengganti dengan perangkat baru. Selain itu, karena sifatnya yang berdiri sendiri, perangkat ini susah untuk terintegrasi dengan perangkat teknologi lainnya, sehingga Anda juga kesusahan untuk mengupdate firmware.

Jika Anda ingin kemudahan, ketahanan dan tidak memerlukan fitur lain untuk mendukung sistem tertentu, maka jenis DVR stand alone menjadi pilihan yang tepat. Perangkat ini menjadi pilihan favorit banyak orang karena mudah dipasang, setting mudah, awet dan tidak memerlukan perawatan rutin.

2. PCI-e Based DVR /DVR Card

PC based DVR merupakan perangkat berbentuk kartu/card  PCI/PCIe yang perlu dipasangkan ke komputer agar perangkat ini bisa berjalan dan bekerja dengan baik. Namun harga yang ditawarkan DVR card ini juga jauh lebih murah dibanding stand alone DVR.

Baca juga : Kenali lensa pada CCTV

Jika Anda ingin memasang kamera CCTV untuk pengawasan yang lebih kompleks dan butuh keamanan tinggi, Anda membutuhkan PC Based DVR saat ingin membangun sistem keamanan komplek yang bisa terintegrasi dengan sistem lain seperti diintegrasikan dengan aplikasi yang dipakai oleh suatu perusahaan.

Perangkat ini kaya akan fitur dan customisasi secara luas, bisa untuk kamera dengan kabel coaxial dan IP camera, dukungan update cepat dari vendor, kompatibilitas luas serta mudah untuk menambah kapasitas storage.

Namun tetap saja ada kekurangan, karena perangkat ini perlu perawatan yang lebih optimal karena mudah panas, serta konfigurasi yang lebih rumit yang harus dilakukan melalui PC/komputer. Selain itu perangkat ini rawan terserang malware karena memang kerjanya yang perlu tersambung pada PC/komputer.

3. NVR  (Network Video Recorder)

NVR (Network Video Recorder) adalah sistem komputer yang dirancang khusus termasuk software didalamnya untuk merekam video dalam format digital dari IP Camera ke dalam media penyimpan/storage seperti HDD, SSD, flash disk, SD card atau media penyimpan lokal lainnya bahkan network.

Walaupun termasuk dalam perangkat untuk mengolah rekaman, namun sebenarnya NVR ini berbeda dengan DVR. NVR tidak mempunyai perangkat capture video layaknya DVR, NVR juga tidak melakukan proses encoding seperti yang dilakukan DVR.

Proses encoding video dilakukan di kamera, bukan di NVR sehingga NVR hanya bisa menggunakan jenis IP kamera dan tidak bisa menggunakan kamera analog. Berbeda dengan jenis DVR CCTV analog yang menggunakan kabel coaxial sebagai media transmisi data, NVR menggunakan kabel LAN, FO, bahkan wireless sebagai media transmisi data layaknya sebuah komputer.

Pemahaman dan konfigurasi Jenis DVR ini memang agak sedikit memerlukan wawasan yang mendalam, anda dapat mencari di google tentang artikel CCTV dengan kata pencarian “tutorial setting NVR”. Atau apabila anda dirasa memerlukan pihak eksternal untuk mengkonfigurasi jenis DVR ini silahkan gunakan spesialis jasa CCTV terpercaya dan profesional.

4. Hybrid DVR/NVR

Hybrid DVR adalah recorder yang mempunyai kemampuan untuk merekam video digital dari IP kamera layaknya sebuah NVR. jenis DVR ini sudah dilengkapi dengan fitur NVR sehingga Anda bisa merekam video yang berasal dari IP kamera tanpa kamu harus membeli NVR secara terpisah.

Anda bisa memilih jenis hybrid ini apabila Anda ingin memasang kamera CCTV yang menggunakan banyak kamera CCTV analog dan beberapa kamera IP di sistem CCTV yang Anda buat.

Tips memilih jenis DVR CCTV sesuai kebutuhan

Jenis DVR CCTV yang tersedia di pasaran hadir dengan pilihan jumlah channel/port untuk CCTV dengan koneksi BNC dan kabel Coaxial mulai dari 4ch, 8ch, 16ch dan 32ch. Jadi jika Anda ingin memasang CCTV tapi lebih dari 32 titik maka Anda harus membeli lebih dari satu recorder.

Semakin banyak jumlah channelnya, harganya semakin mahal. Jadi pilihlah DVR dengan jumlah channel yang sesuai dengan jumlah kamera yang akan Anda pasang.

Pilih dan gunakan jenis DVR CCTV HD jika Anda ingin menggunakan kamera beresolusi HD dan mampu menghasilkan rekaman dengan resolusi HD juga.

Jangan sampai input resolusi dari kamera sudah HD tapi recorder-nya hanya mampu merekam dibawah resolusi HD, karena nanti hasil rekaman yang keluar akan berbeda dengan hasil rekaman secara live dari kamera.

Solusi alternatif tentang DVR adalah berkonsultasi dengan layanan jasa CCTV

Anda dapat berkonsultasi tentang pheriperal CCTV mencakup DVR kamera dan semua unsur kamera pengawas melalui jasa CCTV karawang apabila anda tinggal di daerah karawang.

Namun apabila anda berlokasi di kota purwakarta, anda dapat berkonsultasi melalui link alternatif berikut ini jasa pasang CCTV purwakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *